Ayah jangan tegakan kami memeluk dingin di emperan jika malam menjelang. Ayah, didik kami dengan nada yang ramah, bukan lagi bentakan kasar dan tembakan. Demikianlah 10 puisi tentang ayah yang dapat kamu jadikan contoh dan inspirasi. Jika kamu ingin mencoba membuat puisimu sendiri maka pastinya ayahmu akan lebih terharu dan sangat senang 1 Puisi cinta berjudul Kabar Dari Angin Malam. Puisi berjudul kabar dari angin malam ini merupakan puisi yang berisi tentang sebuah kerinduan seorang laki-laki yang berharap cepat menemukan cinta sebagai tambatan hatinya. Puisi ini sedikit pendek namun isi dan pesannya jelas. Mudah dipahami serta indah untuk kita baca. Puisiberjudul Your Kiss! karya Dakota ini dapat digunakan bila kamu merasa kebingungan bagaimana caranya mengungkapkan cinta. Sebab, puisi ini ditutup dengan kalimat romantis tentang rasa cinta yang tidak bisa diucapkan maupun ditunjukkan. Puisi ini berbunyi sebagai berikut: Your kiss is like a cloud. So soft upon my cheek. And though I never Vay Tiền Nhanh Chỉ Cần Cmnd Nợ Xấu. 6 menitBingung merangkai kata-kata untuk mengirim puisi malam untuk orang tercinta? Langsung saja simak sejumlah contoh puisinya di bawah ini! Dalam membuat sebuah puisi, banyak tema dan objek yang bisa kamu angkat, salah satunya adalah malam. Puisi tentang malam bisa berisi ungkapan perasaanmu mengenai kesendirian, rasa rindu, hingga cerminan hidup. Sebagai inspirasi, simak kumpulan puisi malam hari yang penuh makna berikut ini! Puisi tentang Malam ilustrasi puisi malam hari, puisi kesendirian di malam hari Berikut adalah puisi malam yang dijamin bakal membuat hatimu terenyuh. 1. “Persembunyiannya Ku Temukan” Sepertiga hari yang gelap jadi sahabat setia Menerima tumpahan duka dan suka cita yang tergelontor ku serahkan Sebagai saksi hidupku menumpuk rahasia di setiap jejak langkah pagi petang Sajak yang teralun jadi rantai penjaga hati Mengayun pasti tak pernah ragu Sekarang, tiba langkah terakhir dalam perjuangan yang berat Gerbang terbuka semerbak dengan harum wangi bunga Bahagia seperti tampak nyata Haru menderu Bahagia mengadang layaknya janji yang telah pasti Memeluk rindu erat tidak ingin terlepas 2. “Selama Bulan Menyinari Dadanya” Oleh Chairil Anwar Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan mereka yang bertolak Aku bukan lagi si cilik tidak tahu jalan di hadapan berpuluh lorong dan gang menimbang ini tempat terikat pada Ida dan ini ruangan “pas bebas” Selama bulan menyinari dadanya jadi pualam ranjang padang putih tiada batas sepilah panggil-panggilan antara aku dan mereka yang bertolak Juga ibuku yang berjanji tidak meninggalkan sekoci Lihatlah cinta jingga luntur Dan aku yang pilih tinjauan mengabur, daun-daun sekitar gugur rumah tersembunyi dalam cemara rindang tinggi pada jendela kaca tiada bayangan datang mengambang Gundu, gasing, kuda-kudaan, kapal-kapalan di zaman kanak Lihatlah cinta jingga luntur Kalau datang nanti topan ajaib menggulingkan gundu, memutarkan gasing memacu kuda-kudaan, menghembus kapal-kapalan aku sudah lebih dulu kaku 3. “Curah Malam” Bicaralah pada langit yang sepi Mengenai hikayat malam Dan dengar tak perlu kamu mengerti Bicaralah pada angin yang sepi Dan ingat, tidak aku minta kau mengakui Bicaralah pada gelapnya ini Akan raibnya beberapa mimpi Dan jangan sampai kau kembali Karena aku tidak peduli lagi ilustrasi puisi malam hari, puisi kesendirian di malam hari Jika puisi tentang malam sebelumnya masih kurang, jangan khawatir. Intip saja contoh puisi malam pentung makna berikut ini. 4. “Pasukan Mimpi” Teriak-teriak tanpa rasa haus di terik matahari siang tadi Merayap dalam kubangan putus asa, tak sedetikpun kami berhenti Berlari di rumput tinggi dan melewati pepohonan rindang tanpa berteduh menghilangkan keringat Terjang menerjang berbaku hantam dengan negatif diri Jika hari masih terang, tak perlukah kami semua tergeletak di ranjang-ranjang Tersenyum dalam mata terpejam Semangat muda memeluk raga yang sedikitnya merasa lelah Itu tidaklah seberapa Senyum mengembang melihat bumi yang kembali muda Menularkan gairah pelestarian di kaki-kaki tiang langit Menerbangkan ke luas laut Menghalau pergi memusnahkan apa yang akan mengotori Berbahagialah karena bumi terlihat sedikit lebih muda 5. “Sepertiga Malam” Di sepertiga malam Arsy-Mu terbuuka luas menghampar Rembulan tersenyum bersama gemintang Hatiku mendesah beranak ragu Kulangitkan doa di saat banyak mata terpejam Namun, apakah salah bila aku memaksakan minta Kepadamu mengenai ia di sepertiga malam Di sepertiga malam Saat yang tepat meluapkan semua harapan Dari dalam hati yang mulai berekah Dalam doa aku terus terang memintamu Suapa si pembuat merestui semua pintaku 6. “Senja Raib” Senja lenyap, menyatu cedera yang sangat panjang. Bak kubangan, kau tinggalkan sejuta angan. Menyatu fajar, dan kamu menggantikan gelapnya malam. Muram, tetapi tanpaku, kamu tak berkutik. Ini takdir, tidak patut jika ku kritik. Jadi, ku tegaskan, kehilanganmu benar-benar tidak asyik Puisi tentang Malam Hari Singkat dan Romantis ilustrasi puisi tentang langit malam, puisi malam yang dingin Ingin menunjukkan sisi yang berbeda dari dirimu? Kirim saja puisi malam romantis kepada pasangan. Jika bingung, coba tiru saja contoh puisi cinta romantis di bawah ini! 7. “Cantiknya Rembulan” Puisi malam cantiknya rembulan Di kala malam mula mendekati Ku renung jauh ke atas awan Ku anggap bintang yang berkerlipan Ternyata, wajahmu Menaklukkan cantiknya rembulan Ku coba menggapai si bintang Yang berkelipan dengan kesombongan Ingin ku petik tidak berwujud dengan tangan Ingin ku semat di dadamu, tuan Pertanda sayangku yangt tidak ternilai Kamu pacar idola Kan ku renung wajahmu di rembulan Biarkanlah aku seperti si pungguk yang kangen Hanya bayangmu yang dapat redakan Risau yang makin terjang Kamu layaknya bulan Tinggi di atas kayangan Hatiku sudah kamu tawan Hidupku tidak karuan 8. “Gelap Malam” Malam memang gelap Tapi cahaya rembulan lebih terang Menerangi semesta dunia Dengan cahaya gemilangnya 9. “Malam di Kotamu” Malam ini aku di kotamu Ketika kau di lain waktu Ingin ku kalung serantai kata Leher jenjangmu kau bawa juga Menelusuri kota lain di waktu yang beda Serantai kata kusematkan di tugu simpang kota ini Dan jika kau pulang Kau akan ingat padaku Dan serantai kata-kata Lalu, kau kalungkan di leher berjenjangmu Bagai boneka yang kuhadiahi Saat ulang tahun Tanganmu kurekatkan di awan-awan Terbang melayang Puisi tentang Malam dan Rindu ilustrasi puisi tentang langit malam, puisi malam yang dingin Rindu adalah perasaan yang bisa dirasakan siapa saja. Saat kamu merasakannya, ungkapkan dengan puisi malam rindu. Cek beberapa contoh puisi rindu di bawah ini! 10. “Rindu di Sudut Malam” Malam sunyi mencekam Menyayat daging hingga mengerang Menjerit hingga suara putus Inikah rindu? Rindu terkadang teramat menyakitkan Meremukkan hati hingga jadi debu Meniupkan belati yang tertancap asmara Sakit di ujung rasa Tuhan, tawanlah rasa rindu ini Kurung saja ia di sudut jeruji Ajari ia cara bersabar dan bertahan Agar ia tidak memakanku secara perlahan Merindukan seseorang teramat menyakitkan Ingin rasanya kusobek rasa itu hingga berkeping Takkan kupelihara karena akan membunuhku Hanya bersabar dan tabah yang bisa aku lakukan 11. “Kangen Malam” Senja merona Mengisyaratkan petang tiba Hewan malam mulai menyanyikan lagu Saat temaram mulai menyodok Sunyi mulai senyap Didampingi lentera temaram Aku terbaring dalam keheningan Lamunan menerawang Ke kangen yang dalam Kangen yang tidak juga tersampaikan Makin dalam 12. “Harapku Membeku” Rindu ini tiba-tiba menyergap menyeruak dalam sunyi yang gelap tak berhenti kulantunkan harap suatu saat dalam satu atap Aku masih saja lupa, selalu mengingatmu sepanjang waktu lalu diam-diam merindu sakitnya – kau bukan milikku Sudah malam mari larut dalam pejam kamu mungkin akan terus diam sementara aku mencintai terlalu dalam Puisi Malam Pendek ilustrasi puisi pendek malam yang dingin, puisi tentang bulan di malam hari Sedang mencari puisi yang tak terlalu panjang? Intip saja puisi malam pendek sebagai referensi berikut ini! 13. “Kerinduan Malam” Warna senja yang begitu merona Mengisyaratkan malam segera tiba Hewan malam mulai menyuarakan lagu-lagunya Saat temaram mulai muncul Didamping lampu lentera Aku terbaring dalam kesunyian malam Perasaan rindu yang tidak tersampaikan Makin dalam… 14. “Duka Malam” Entah pada malam yang mana aku akhirnya berhenti bercerita Belum habis rasanya coretan dalam hati ku baca Bahkan, makin terisi penuh Oleh sebuah luka dari kisah ini Malam, tidakkah kamu bosan mendengarkannya Sunyimu justru hadirkan duka Salahkah jika aku menyalahkan Kamu yang tidak pernah memberi jawaban Saat gelapnya mulai selimuti cahaya Di situlah jiwa akan bercerita Bukan salah malam yang sunyi Namun, luka dan duka jadi benci 15. “Malam” Gemercik gema Entah karena apa Terlalu banyak goresan Semilir membawa debu Mungkin ingin mengabarkan rindu Atau… Puncak ranting usang Lumat di giling waktu Sembari ku lipat sambil berharap Ku simpan di sela nada Bukan puisi yang bisa membuatku Gila kata Senyum itu tidak luruh digenggam 16. “Terlambat” Seakan berlari, hari berganti dengan cepat menuju gelap Membawa penat yang dititipkan penduduk bumi untuk diadukan Aku, salah satu yang memberikan kotak aduan dengan label prioritas Berharap sampai kepada yang bertempat di langit tertinggi dengan segera Namun, terlambat Kotak itu tergeletak di ambang pintu Seakan terlupa bahwa aku memiliki pesan pengetuk pintu surga Dia terlalu lelah hari ini Mengelar karpet hitam di angkasa dengan sisa tenaga Malas menggantungkan bintang-bintang sebagai orkestra lagu selamat tidur Harapan yang ku bungkus rapi menguap Menjadi ringan seperti asap Puisi Malam Kehidupan ilustrasi puisi tentang malam dan rindu, puisi tentang bulan di malam hari Jika contoh di atas masih kurang, jangan panik. Intip saja puisi malam yang sunyi tentang kehidupan berikut ini! 17. “Petaka” Hujan turun tidak mengenal ampun Terlampau beringas untuk sebuah jabat tangan persaudaraan Mungkin langit dan bumi sedang bertentangan Dengan atau tanpa kibaran bendera perang Diam terdiam Tangis menyusup lembut menyela bunyi deras hujan Mengharap kasih Menawarkan perdamaian Langit menolak Tanpa tumbal perkelahian akan terus dia kobarkan Petaka Langit menjadi begitu arogannya Menukar dengan dosa manusia hanya menangis pilu Malam ini dalam sunyi 18. “Kuasa Pencipta” Sebilah pisau ku sayatkan dengan lincah Memotong sebagian dirimu untuk ku satukan denganku Aku melakukan dengan cepat Penuh perhitungan agar tidak satu pun yang mampu meniru Sebelum kamu dihilangkan, atau aku yang dicomot pergi Menghunus seperti doa yang suci melindungi Hilang kamu, tidak ada lagi Sebagian darimu adalah penawar rindu Hilang kamu, tidak ada lagi Raut yang bisa dibelai dengan tangan yang terulur jauh melenyapkan jeda Hilang kamu, tidak ada lagi Duduk bersila menghadap panorama senja 19. “Setia” Andai aku lupa Ingatkanlah aku Akan indahnya cinta Saat ku bersamamu Andai aku ingat Ajarkanlah aku sayang Agar kenangan pahit itu Tidak akan pernah datang mengenang Kamu mengajarkanku Tentang semua rasa itu Bisa terkumpul menjadi satu Hingga adunannya adalah rindu yang menggebu Selagi rasa setia itu padu Selagi itu kasih sayang terpatri jitu Melambai lambai tanpa jemu Siang dan malam terbuat syahdu Kamu adalah satu Dewa bisikan asmaraku dan rindu ini Hanyalah untukmu 20. “Malam” Gemercik gema Entah… Terlalu banyak goresan Semilir yang membawa debu Mungkin mengabarkan rindu Atau Pucuk ranting usang Lumat digiling waktu Sembari ku lipat harap Ku simpan di sela nada Bukan puisi yang membuatku gila kata Senyum itu tidak luruh digenggam waktu Sajak rindu *** Semoga pembahasan puisi tentang malam di atas dapat bermanfaat untuk Property People, ya! Simak terus informasi seputar contoh puisi hanya di Berita Indonesia. Tak lupa juga untuk membuka laman Google News kami untuk baca berita edukatif lainnya! Sedang berburu rumah dijual seperti Gallery West Residences di Kebon Jeruk, Jakarta Barat? Wujudkan angan untuk miliki hunian menarik hanya di karena mencari properti kini jadi SegampangItu. Kumpulan puisi tentang malam dan rindu, cinta, hujan adalah kata kata puisi rindu terinspirasi suasana malam hari yang indah dan hati yang selalu menyimpan kerinduan karena merindu seseorang sehingga tercipta kata kata tentang malam dan rindu dalam bentuk puisi malam dan terkadang keadaan di malam hari menjadi salah satu waktu yang indah untuk menulis puisi malam rindu kekasih atau puisi rindu di malam hari seperti beberapa contoh puisi tentang malam yang sunyi pernah diterbitkan blog puisi dan kata bijak karena diwaktu malam memungkinkan mengingat kekasih hati yang waktu yang lalu puisi singkat tentang malam dan rindu serta puisi tentang rindu yang terpendam telah menghiasi halaman dan dikesempatan ini kembali puisi malam rindu romantis atau puisi malam yang rindu menambah koleksi kata kata malam dan kata rindu dalam bentuk puisi tentang rindu di malam kata-kata rindu dan malam adalah dua kata puitis yang sering ditemukan dalam puisi tentang cinta dan rindu seperti puisi tentang malam dan kamu yang kusayang atau kata kata puisi tentang malam dan berikut ini beberapa judul puisi malam hari rindu atau puisi malam yang merindu dalam kumpulan puisi tentang malam dan rindu yang dipublikasikan diantaranyaSekitar lima judul dalam kumpulan puisi malam dan rindu yang diantaranya bisa dijadikan referansi sebagai contoh puisi tentang malam dan rindu kekasih yang jauh atau puisi malam rindu romantis dan puisi pendek tentang malam puisi tentang malam dan rinduBagimana kata kata tentang malam dan rindu romantis dalam contoh puisi tentang malam dirangkai dari kata puisi malam penuh rindu dan kerinduan malam hari yang dipublikasikan puisi dan kata diantaranya bercerita seperti puisi tentang malam dan bintang atau puisi malam dan kenangan atau tentang puisi malam dan disimak saja kumpulan puisi tentang malam dan rindu dibawah ini di mulai dari tema puisi tentang rindu di malam tentang rindu di malam hariBagian pertama kumpulan puisi malam dan rindu adalah puisi tentang rindu di malam hari, bagaimana kata kata puisi malam hari rindu dalam bait puisi inspirasi kata kata malam dan rindu,Mungkin berkisah seperti puisi singkat tentang malam dan rindu atau puisi malam yang merindu atau puisi kopi malam dan rindu, selengkapnya disimak saja BIBIRKarya Hermin VeronikaKembali kudekap cahaya menuju bibir gelas merayu temaram ujung nyala rokok yang senyummu tak jua mengantar sebaris hati yang mendambamu sebagai makin terus RINDUKarya Hermin VeronikaDi pucuk malam yang kosongSi Pungguk lirih menuang getir rinduudara dipenuhi rasa kudengar lagusumbang dinding gagusenyap terkulaidi selembar kertas hampaTak ada belaihanya sepi gemetar menggurit larik menggeleparmendamba Tentang Malam Dan KamuBagian kedua kata kata tentang malam dan rindu adalah tema puisi tentang malam dan kamu Bagaimana cerita puisi rindu dalam bait puisi bertema tentang malam dan rindu kekasihApakah bercerita seperti puisi tentang siang dan malam atau puisi malam dan secangkir kopi, selengkapnya disimak saja puisi malam rindu yang diterbitkan puisi dan kat bijak dibawah ITUKarya Hermin VeronikaDi sebuah malam yang laki-laki sedang rindu yang udara yang itu tugur debar tak Pungguk yang Rembulan ia ingin itu terus yang bibir gelas tanpa penuh seteguk dirinya selembar GemintangKarya Hermin VeronikaKuarungi malamSelami kelamDari kerumunan gemintangKunanti engkau datangKutatap senyapnya angkasaKuterbangkan berlaksa asaSebelum bulan gelapSebelum Langit terlelapNamun kutahu kau tak ada di atas sanaTak ada di antara gemintangEngkau ada di bait-baitkuDi sesela larik-larikkuEngkau di siniDi relung nuraniDalam ingatan iniEngkau memijar peniBaca juga Puisi Tentang Malam Hari Untuk KekasihPuisi Tentang Malam dan CintaSelanjutnya puisi tentang rindu dan malam adalah tema puisi tentang malam dan cinta bagaiman akata kata cinta dan kata rindu dalam bait puisi cinta makna puisi malam rindu seperti puisi malam rindu kekasih tercinta atau puisi malam rindu romantis , selengkapnya disimak saja berikut puisi malam CINTA KEPADA CINTAKarya Hermin VeronikaDi tebaran butir detikDetik-detik mengiringi waktu berdentangBerdentang tersebab menatap cahaya cantikCantik seperti gemerlap bintang-bintangBintang-bintang itu merupa kerling netraNetra indah pancarkan pesona baraBara yang menyihirku dengan pukauPukau yang membuatku rindu engkauEngkau perlahan menjelma puisiPuisi tentang pesonamu yang raksiRaksi Kamboja yang tebarkan sucinya asmaraAsmara bertabur nurani keindahanKeindahan yang diperam oleh cintaCinta kepada sang CintaCinta yang menghidupkanMenghidupkan hidup yang untukmu kupersembahkanLihat juga Puisi di sudut malamPuisi tentang malam dan hujanDan bagian kelima kumpulan puisi tentang malam dan rindu adalah tema puisi tentang malam dan hujan, bagaimana kata kata puisi malam dan kata kata hujan dalam bait yang dipublikasikan puisi dan kata bercerita seperti puisi tentang malam yang sunyi atau tentang puisi malam hujan rindu, selengkapnya disimak saja dibawah ini pusi berjudul sebelum SEBELUM SUNYIKarya Hermin VeronikaMalam semakin lelap dalam sekelebat senyum, lalu tiba-tiba di balik demi detik terus gerimis tidak memberi itu membisikkan damba yang masih lereng Juga puisi tentang malam dan kenanganDemikianlah kumpulan puisi tentang malam dan rindu, cinta, hujan di pagi hari, baca juga puisi malam romantis dan puisi embun malam dihalamn lain blog puisi dan kata bijak, semoga puisi malam cinta dan puisi malam rindu diatas dapat menghibur dan menginspirasi. Ketika berada jauh dari orang-orang yang disayangi wajar saja kita merasakan rindu. Rindu sering terasa pada malam hari ketika sudah tidak banyak beraktivitas. Sebenarnya cara melepas rindu adalah dengan bertemu. Namun, bagaimana jika jauh atau LDR. Meskipun jarak memisahkan dan tidak bisa bertemu setiap saat. Puisi Malam Rindu Namun dapat melepas rindu dan mengungkapkan kerinduan melalui puisi yang indah. Puisi ini sebagai ungkapan perasaan terhadap orang yang jauh di sana tetapi tidak bisa bertemu. Mengutip buku Antologi Puisi Sajak Rindu karya Petrus Prambanan 2020 22, inilah deretan puisi tentang malam dan rindu seseorang yang bisa kamu gunakan sebagai gambaran perasaanmu 1. Memeluk Sepi Oleh Lintang Pancer Sore Saat malam merangkak menghampiri Saat itu juga bayangmu selalu hadir memeluk sepi Saat hari beranjak gelap Bersama dengan rindu Yang datang menyergap Bagai hawa dingin di waktu subuh Kepadamu kutambatkan sebuah hati Cinta ini adalah cinta yang sepi Cinta bisu yang tak sanggup kusampaikan dari hati 2. Rindu Oleh Lintang Pancer Sore Hatiku selalu menyimpan Sajak rindu yang kupendam Dalam jejak sunyi kudiam Setiap waktu terasa menikam Hatiku selalu nyanyikan nada-nada sendi kepedihan Yang akan senandungkan pada malam kelam Di kala bayangmu hadirkan ingatan Hatiku selalu rindukan kasih pujaan Di siang malamku yang kesepian Namun mengapa semua hanya angan Tak bisakah rindu cinta ini kembali disatukan Tuk raih mimpi yang pernah kurindukan 3. Juwita Angin malam semerbak Wangi bunga dalam hening khayalan asmara Hatiku rawan menanti kehadiran Dewi Malam pancaran bahagia Kuingin selamanya Mendambakan khayalanku Tuk kau Juwita dalam hening dalam lamunan menanti Kedatanganmu Dewi Malam Kuingin selamanya Mendambakan khayalan tuk Juwita Selama tidur untuk temani Malam kurindu 4. Rindu Bukan Milikmu Saja Oleh Praminto Nugroho Pejamlah, lihat yang lesat dari mataku Mencerabut denyut hati tanpa permisi Menarik kata dari puisi Hampir-hampir kehilangan arti Dalam ketidakrelaan ketiadaanmu Membilang detik-detik hampa Mengukur waktu kian berdebu Masih dengan rindu yang sama Setiap yang kutemui merupa dirimu Impian utuh memanggil dari jauh Melambai tanpa angin labuh Tersangkut di ujung doa 5. Kerinduan Oleh Tri Astuti Aku titipkan rinduku kepada angin yang berhembus Yang perlahan menyusuri malam yang syahdu Dan kuberharap kau merasakan rinduku 6. Menunggu Pulang Oleh Priminto Nugroho Pulanglah sayang Hati yang mencintamu menunggumu Bagaimana harus kujelaskan rasanya terbelenggu rindu Jangan tersesat sayang Cinta akan membawamu pulang Tidaklah hatimu merasa sendirian Selalu ada rindu bersamamu Hari-hari tanpamu Separuh aku lepas Memburumu kian kemari Hingga negeri-negeri jauh Beri aku kabar indah dari bukit-bukit Luzern Atau burung-burung kota Milan yang menghampirimu Rindu kita akan terus bersanding 7. Percakapan Malam Oleh Danny Faldy Hujan yang mengguyur sesaat, Menyisakan genangan dalam keheningan Duduk di depan serambi depan, Katanya memecah kesunyian. Tapi biarlah sunyi, Biarlah kujaga malam ini. Aku ingin sendiri, Menuliskanmu seperti ini. Mengusir rindu yang menghujani hati Meski di luar hujan telah terhenti. Sudahlah, hujan seperti takdir, Tak mungkin kembali ke langit lagi. Dan aku terdiam 8. Puisi Malam Oleh Suryati Sur Wajah sang rembulan Mengirim sebuah kerinduan Menikam hasrat pada malam Mengajak dalam sepinya Dengan barisan notasi cinta Syair tentang legenda asmara Mengajaknya bercengkrama Bagi jiwa yang mendamba Meski hanya pengembaraan mimpiku Mengeringkan sisa penuh malam Mengurai sepi bersamamu Malam ini miliki kita berdua 9. Rindu Membunuhku Oleh Xx Rindu bergelayut di bibit langit Menatap rembulan tenggelam Hati tercabik segala resah meratap hampa Gersang kekata mengusuk malam Setumpuk kerinduan menikam hati Tajam merayap senyap bibir membisu Jemari lincah merobek selimut Mengeja buncahan mimpi Di hamparan altar tubuh menggelepar Lapar riuh kehangatan asmaradana Pelayaran cinta tenggelam di pusaran bumi Remuk segala asa Tanpa ada keseimbangan nyata Beristirahat menatap buram jendela fajar Dengan airmata kusam membingkai lara 10. Sepenggal Kata Tentang Kerinduan Oleh Ukiran Jiwa Malam hening membisu Diam dengan seribu bahasa Menikmati lagu-lagu syahdu Sebagai penghibur, lara hati Jiwaku, pada peraduan Telah hanyut dalam lena Carita tentang rindu kehidupan Dalam nyanyian yang kudengar Kabar anginpun, berbisik masa lalu Dari telapak jejak-jejak kelam Di setiap lembaran-lembaran hitam Telah mengukir sejarah silam 11. Puisi Cinta Kerinduan Oleh Jingga Asmara Jiwa Malam ku semakin larut Aku hanya berteman dengan sepi Terselip cemasku mendalam Terselip kerinduan yang kian gusar Cemburu di hatiku mulai terbakar Cemas dengan ketiadaanmu Rindu akan kehadiranmu Gelisah menanti kedatanganmu Cemburu tak menentu Bayanganmu menyiksaku dalam bingkai pigurku Apakah engkau datang Cemasku membias curiga Cemburu kian membara Mengharap semua itu hanya prasangka wahai kasih tercinta Bisa kah kau rasa apa yang kini kurasakan Ketika tanpamu

puisi tentang malam dan kamu