GunungQaf, atau Jabal Qaf, (Bahasa Arab: جبل قاف), adalah gunung lagenda yang popular dalam kisah-kisah mitologi Timur Tengah. Dalam tradisi Islam, Gunung Qaf dikatakan tempat tinggal jin dan dibuat daripada batu zamrud oleh Tuhan. Gunung Qaf dikatakan terletak jauh di hujung dunia dan mengelilingi dunia berdekatan dengan lautan.
MenurutZakariya al-Qazwini, bahamut (bahasa Arab: بهموت Bahamūt, dari Hebrew בְּהֵמוֹת "Behemoth") adalah seekor ikan raksasa yang menopang fondasi yang menahan Bumi di tempatnya.Menurut konsep ini, Bumi ditopang oleh seekor lembu yang berdiri di atas bahamut. Bahamut sendiri berada di dalam mangkuk lautan yang ditopang oleh seorang malaikat atau jin.
GunungTangkuban Parahu atau Tangkuban Perahu memiliki ketinggian 2.084 Mdpl dan terakhir mengalami erupsi cukup besar di tahun 2015 yang lalu. 3. Gunung Arjuno. Gunung Arjuno terletak di provinsi Jawa Timur, letak gunung Arjuno bersebelahan dengan gunung Welirang, karena menjadi satu komplek seringkali disebut Arjuno-Welirang.
Vay Tiền Nhanh. Sumber Canva Mengenal Qaf, Gunung yang Dianggap Paling Misterius di Bumi – Dalam agama Islam dikenal ada salah satu gunung tersembunyi bernama Gunung Qaf. Tapi banyak juga yang menyebut ini sebagai Jabal Qof serta dianggap termasuk tempat paling rahasia yang pernah ada di bumi. Sebagaimana mengutip dalam tayangan di channel YouTube Tafakur Fiddin. Banyak yang menyatakan jika Jabal qaf alias gunung kaf ini merupakan gunung terbesar yang pernah ada. Serta juga dijuluki sebagai induk dari para gunung yang ada di muka bumi. Tapi sampai kini memang masih banyak yang belum mengetahui di mana lokasi pasti dari keberadaan bukit tersebut. Karena sebegitu misteriusnya apalagi Gunung Qaf alias Jabal Gof ini diciptakan Allah dari susunan zamrud hijau. Maka dari itu warnanya sendiri dianggap memiliki pengaruh terhadap warna biru langit yang ada di dunia. Diceritakan jika Gunung Qaf tersebut dijaga oleh satu sosok malaikat besar kekar serta kuat. Maka dari itu pada suatu hari ada sosok sayyidina Iskandar Zulkarnain naik ke atas bukit kof lalu bertanya kepada bukit tersebut berkaitan kekuasaan Allah. Saat itu Bukit Qaf ini malah menjawab bahwa dibalik tubuhnya sendiri ada bumi yang berjarak 500 tahun perjalanan. Ditambahkan pula oleh Allah yang memiliki kekuasaan yang sangat besar. Yakni 500 buah bukit yang dijadikan dari air yang dibekukan atau berkisar 500 tahun perjalanan. Sumber Canva Cerita Tentang Gunung Qaf Rupanya hal tersebut dimaksudkan sebagai daya tahan dari berbagai lapisan bumi. Agar tidak hancur terbakar oleh ganasnya api neraka yang berada di bawah lapisan bumi. Tidak hanya itu, juga ada kisah dari salah seorang sahabat yang sempat bertanya kepada nabi Muhammad SAW. Berkaitan dengan dengan apa bumi ini bisa tenang. Tapi siapa sangka jika nabi menjawab bahwa hal tersebut dengan berbagai gunung. Maka ada pertanyaan lanjutan dengan apa gunung-gunung tersebut ditenangkan ternyata jawabannya karena keberadaan Gunung Qaf. Saat itu para sahabat juga sempat bertanya berkaitan dengan siapa penghuni bumi yang berlapis 7. Nabi 1 menjawab jika penghuni lapisan ketujuh adalah malaikat kemudian lapisan ke-6 adalah iblis beserta bala tentaranya. Sementara lapisan kelima adalah setan ,lapisan keempat dihuni oleh ular. Kemudian lapisan ketiga kalajengking. Sementara lapisan kedua jin dan untuk lapisan pertama dihuni oleh manusia. Tapi lokasi pasti Gunung Qaf tidak ada yang mengetahuinya.
Seusai safari mi’raj dari sidrah al-Muntaha di lapis langit ketujuh, di tengah perjalanan menuju bumi, Rasulullah menyaksikan panorama yang teramat indah. Layaknya blue fire, tampak sinar biru membelah angkasa raya. Terpesona dengan panorama itu, Rasulullah ajak Jibril mengunjunginya. Dan ternyata, sinar biru itu adalah gundukan gunung besar, bernama Gunung Qaf atau Jabal Qaf. Al-Alusi mengilustrasikan Jabal Qaf sebagai Gunung halimunan yang tak nampak oleh mata biasa. Itulah, gunung misterius yang jarang orang Qaf adalah sejenis gunung berlapis hingga tujuh puluh lapis, dengan model yang persis sama. Ibnu Asyur mengatakan bahwa warna biru langit berasal dari pantulan cahaya biru Jabal Qaf Tafsir al-Alusi, 5/443. Tafsir al-Adib, 5/177. Cerita rasul di malam Mi’raj. Aku melihat sebuah Kota kecil yang Indah. Tanahnya berdebu putih seperti perak. Berkilau seperti kaca. Kota itu hunian bagi manusia seperti umumnya. Tatkala penghuni Kota itu melihatku, mereka serempak berkata segala puji bagi Allah yang telah memberikan kami kesempatan bisa melihat secara langsung wajahmu, Wahai Nabi Muhammad. Mereka kemudian menyatakan keimanannya kepadaku. Lalu aku ajarkan mereka hukum-hukum syari’at Allah. Lalu aku bertanya kepada Mereka “siapakah kalian ini?”. “Kami adalah kaum Bani Israil”. Jawab mereka. “Tapi kenapa hidup di tempat ini?” Tanya Nabi Muhammad. Mereka mulai bercerita. “Ketika Nabi Musa wafat, terjadi perselisihan sengit di antara Kaum Bani Israil. Huru-hara terjadi di mana-mana. Mereka membasmi seluruh pemuka agama. Demi menyelamatkan diri, kami berusaha keluar dari daerah kami hingga kami sampai di tepi pantai. Mereka melanjutkan Kami bingung hendak bersembunyi di mana lagi. Di depan lautan. Di belakang ada Kaum Bani Israil yang sial mencingcang kami. Di tengah kebingungan kami itulah, kami berdoa kepada Allah agar menyelamatkan kami dari ancaman Bani Israil. Tiba-tiba, tanah yang kami injak, amblas. Anehnya, kami merasa di ruangan bawah tanah yang pengap. Selama delapan belas bulan kami hidup dalam ruangan bawah tanah. Sebelum kemudian kami menemukan celah untuk keluar. Dan tibalah kami di tempat ini. Namun sebelum Nabi Musa wafat, Beliau berwasiat. Agar menyampaikan salamyya kepadamu wahai Nabi Muhammad.”. Mereka mulai mengakhiri kisahnya. Nabi lalu bertanya lagi” aku melihat rumah kalian tidak ada pintunya?”kenapa? Mereka menjawab” kami walaupun bukan saudara, tapi kami seperti saudara. Hati dan jiwa kami terpatri dalam satu perasaan yang sama. Kami tidak pernah khawatir akan terjadi tindak kejahatan di antara kami. Kenapa rumah ibadah kalian bangun jauh dari rumah rumah kalian? Tanya Rasul. Dalam keyakinan kami, seseorang yang mendatangi rumah ibadah dari tempat yang jauh, akan mendapatkan pahala yang jauh lebih banyak dari pada seseorang yang mendatangi rumah ibadah dari tempat yang dekat. Jawab mereka. Aku melihat kuburan di tempat ini sangat dekat dengan rumah-rumah penduduk, bahkan, ada di depan bangunan rumah mereka? Tanya rasul. “Agar kami setiap saat dapat melihat kuburan itu, hingga kami tidak disibukkan lagi dengan dunia dan melupakan kematian” jawab mereka. “Kenapa penduduk kota ini jarang tertawa terbahak bahak” rasul kembali bertanya. “Bagi kami tertawa terbahak-bahak hanya akan membuat hati kami gelap gulita. Oleh karena itu kami tidak pernah tertawa terbahak bahak” itulah jawaban mereka. Rasul kembali bertanya apakah penduduk kota ini ada yang terserang penyakit? Penyakit itu penebus dosa, kami tidak pernah melakukan dosa. Apakah kalian bercocok tanam? Ya wahai Rasul, namun kami mendatangi sawah kami saat tanam saja. Sehabis itu, kami biarkan tanaman kami, kami pasrahkan sepenuhnya kepada Allah. Saat panen tiba, baru kami beramai ramai mendatangi sawah kami. Syarah Hamami Yasin, Hamami Zadah, 11-12. Mungkin umat modern selalu merasa cemas akan masa depan mereka. Era globalisasi menuntut mereka untuk melakukan antisipasi masa depan. Mereka selalu merasa terancam. Karena pupusnya kepasrahan kepada Tuhan. Cerita di atas mengajari kita untuk tidak selalu merasa cemas, apalagi terancam dengan masa depan. Karena bila kita menyakini, bahwa hidup berada dalam pengaturan Tuhan. Maka, logikanya, kita tidak perlu repot untuk mengatur hidup ini.
Ada banyak jumlah gunung yang Allah ciptakan didunia ini. Mulai dari gunung yang kecil hingga yang paling besar, ada gunung yang sangat tinggi dan juga ada gunung sangat rendah. Dengan berbagai macam gunung ini, Allah menciptakan mereka juga dengan berbagai macam fungsi dan kegunaannya. Namun diantar semua gunung yang Allah ciptakan, ada gunung yang ia ciptakan tersembunyi secara misterius, tidak ada yang tahu apa gunung tersebut melainkan beberapa orang saja. Gunung yang dimaksudkan disini adalah “Jabal Qaf”. Bagaimanakah bentuk gunung Qaf, apa fungsi keberadaannya dibumi, bagaimana ukurannya, apakah ia lebih besar dari gunung-gunung yang ada dibumi ataukah lebih kecil dari itu ? simak video kami dibawah ini Thanks for reading & sharing Muslim Atjeh
gunung qaf terletak di